....klik....

Tampilkan postingan dengan label Mutiara Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mutiara Hikmah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Januari 2013

FALSAFAH 5 JARI

Sahabat, ada yang menarik ternyata saat membaca sebuah artikel tentang Filsafah 5 Jari yang saya baca kemaren dari sebuah fanpage di facebook, ternyata sangat menarik. 

Ngk usah berlama-lama berikut Falsafah 5 Jari;

  1. JEMPOL si gendut ini selalu berkata baik dan menyanjung
  2. TELUNJUK suka menunjuk dan memerintah, tak jarang perintahnya di balut dengan emosi
  3. JARI TENGAH biasa disebut sijangkung yang suka menghasut jari TELUNJUK
  4. JARI MANIS menjadi teladan baik, santun, sabar, sehingga dihadiahi Cincin
  5. KELINGKING jari yang lemah dan penurut serta pemaaf, seperti disaat kita masih kecil, saat bertengkar dan berbaikan dengan musuh pasti akan saling sentuh jari KELINGKING


Nah dengan segala perbedaan positif negatif yang dimiliki oleh semua jari tersebut, mereka bersatu untuk meraih sesuatu/ mencapai tujuan, seperti ( menulis, menolong/membantu anggota tubuh yang lain sampai menyelesaikan suatu pekerjaan yang baik). 

pernahkah kita bayangkan, jika tangan kita hanya terdiri JEMPOL semua?

Sederhana, Namun menurut saya pribadi ini sangat berarti, kita manusia diciptakan dengan segala perbedaan yang dimiliki. tujuanya hanyalah untuk bersatu, saling menolong, menyayangi, saling mengisi, saling melengkapi, BUKAN saling menuduh, merusak, merampok, mencuri, saling merndahkan satu sama lain,bahkan saling membunuh. 

Na'udzubillah... sahabat, semoga kita tergolong mukmin yang suka tolong menolong dan saling membantu. Semoga bermanfaat..

dikutip dari fp strawberry di facebook.


Sabtu, 24 November 2012

TINGKATAN NERAKA JAHANAM

Sahabat ada yang tahu tingkatan-tingkatan neraka jahanam, mendengarnya saja merinding sampai ke ulu hati. Neraka adalah tempat dimana Makhluk-makhluk Ciptaan-Nya dihukum sebagai balasan atas perbuatan-perbuatanya selama masih hidup di dunia. Seperti yang banyak orang bicarakan, kehidupan di Neraka itu sangat kejam tanpa ampun dan belas kasihan, 
Na’udzubillah..

Sahabat.. Seperti yang saya kutip dari fp Strawberry di facebook kemaren, Sebagai bahan untuk instropeksi diri. Berikut adalah tingkatan-tingkatan Neraka Jahanam:

 TINGKATAN NERAKA JAHANAM
·      Neraka Jahanam memiliki 7 tingkatan
·      Setiap Tingkat mempunyai 70.000 daerah
·      Setiap daerah mempunyai 70.000 Kampung
·      Setiap kampong memiliki 70.000 rumah
·      Setiap rumah mempunyai 70.000 bilik
·      Setiap bilik mempunya 70.000 Kotak
·      Setiap kotak memiliki 70.000 batang pokok Zarqum
·      Di bawah setiap pokok Zarqum mempunyai 70.000 ekor ular
·      Di dalam setiap mulut ular yang panjangnya 70 hasta, mengandung lautan racun berwarna hitam pekat
·      Masih di bawah pokok Zarqum, Mempunyai 70.000 rantai
·      Setiap rantai diseret oleh 70.000 malaikat

Na’udzubillah.. begitu kejamnya kehidupan di dalam neraka. Sahabat mulai dari diri sendiri, marilah bersama-sama instropeksi diri kita, sudah baikah, sudah benarkah? Atau bahkan terlalu jauh menyimpang dari jalan yang diridhoi-Nya. Agar nantinya kita tidak tergolong makhluk yang akan dimasukan kedalam Neraka Jahanam tersebut.

Sahabat sebagai umat Nabi Muhammad SAW, semoga senantiasa di terangi jalan kita, menjadi pribadi yang baik, Tergolong sebagai mukmin yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. Dan kelak masuk ke dalam Syurga-Nya.Semoga Bermanfaat..

Rabu, 07 November 2012

TERUS GUWE HARUS BILANG "WOW" GITU

TERUS... GUWE HARUS BILANG "WOW" GITU???? Sudahkah sahabat mendengar kalimat ini?
teman-teman kalian sudah bilang kalimat ini?

Kalimat ini sepertinya benar-benar membumi saat ini, bukan hanya anak-anak SD yang sering mengucapkanya, anak-anak kecil hingga yang sudah dewasa pun ikut tergila-gila dengan kalimat itu. Sungguh luar biasa, dalam hitungan jam saja mngkin udah puluhan kali itu diucapkan dengan nada yang sedikit menyinggung perasaan. Yah sampai saya pun terkadang ikut-ikutan deh bilang kalimat ituh, hehehe

Tapi lama-kelamaan setelah diperhatikan, agak risih juga sih mendengarnya. Kalimat itu sering terlontar dengan lantangnya ketika teman/ lawan bicaranya dengan serius berbicara, bercerita tentang sesuatu yang menarik, atau sekedar menasehati ketika ada masalah sedang menghampirinya, Terus kalimat WOW terucap, tentunya pasti langsung menusuk di hati bukan?

Coba bayangkan....
jika si A bilang pada temenya si B, disaat menggebu-gebu saat cerita asyik tentang dirinya, bahkan dengan ekspersi senang pada raut muka, atu ketika si A itu sedang ada masalah.
eh... si B malah bilang TERUS... GUWE HARUS BILANG "WOW" GITU????
seketika itu juga si A langsung berubah raut mukanya.

Sayangnya kalimat ini nggak hanya tenar di anak-anak SD, tetapi juga di kalangan remaja SMP, SMA bahkan anak-anak yang ngaku aktifis rohis dan aktifis dakwah pun Terus ikut-tan Bilang Wow Gitu juga...

Sahabat ku yang Budiman, Sebagai umat islam, bukankah kita senantiasa dianjurkan mengucapkan kalimat thoyyibah jika mendengar sesuatu yang menakjubkan/ pada saat tertimpa masalah? Maasya Allah, Subhanallah misalnya. Bukanya Harus Bilang WOW seperti itu,

Sahabat

Bukankah kita juga dianjurkan menjadi pendengar setia jika ada seseorang yang bercerita?

Tidakkah itu akan melukai perasaaan orang yang sedang berbagi kebahagiaan/tertimpa masalah?

Kesannya sih enteng mengucapkannya... tapi sungguh jika ada yang terlukai dengan lisan kita, maka ada pertanggung jawabannya.

Sabtu, 03 November 2012

UNGKAPAN HATI SEORANG IBU

Sahabat, betapa besarnya pengorbanan seorang ibu untuk anaknya, mulai dalam kandungan sampai menginjak masa dewasa dan berkeluarga. jika diungkapkan, apa yang ibu kita hendak ungkapkan? iseng-iseng nyari artikel tentang ibu, ternyata sungguh luar biasa pengorbananya. berikut adalah Ungkapan Hati Seorang Ibu.  
Anakku...

"Bagaimana kabarmu, apakah kamu baik-baik saja? Di rumah, ibumu juga sehat. Sekarang ini aku sedang memandangi cermin dan fotomu. Tiba-tiba aku menjadi sadar bahwa aku sudah mulai tua. Kerut merut di wajahku sudah semakin banyak dan aku tidak cekatan lagi seperti dulu. Aku sering iri padamu yang selalu ceria, riang, aktif dan penuh dinamika. Akupun pernah mengalami seperti itu dulu.

Anakku...
Ketika menikah dengan ayahmu, aku tidak pernah membayangkan akan mempunyai anak seperti kamu. Sungguh, aku bangga padamu. Setelah engkau besar kini, aku baru sadar betapa kecilnya aku ini, betapa tidak berartinya aku. Engkau lahir dan tumbuh semata-mata karena mukjizat dan rahmat Tuhan belaka.

Tak kuingkari memang akulah yang mengandungmu selama sembilan bulan. Saat itu aku selalu gelisah menanti kelahiranmu. Aku selalu menjaga diriku agar bayi di perutku, yaitu kamu, sehat. Dengan susah payah dan sakit kulahirkan engkau. Aku termasuk beruntung karena tidak harus meninggal untuk melahirkanmu. Aku sampai menitikkan air mata bahagia saat mendengar tangis pertamamu yang lucu.

Engkau ini darah dan dagingku sendiri; engkau tumbuh dari bagian tubuhku namun engkau lahir keluar sebagai manusia yang baru sama sekali. Dalam beberapa hal kamu memang mirip aku tetapi selebihnya engkau sungguh baru.

Sejak kecil kurawat engkau dengan sangat hati-hati dan penuh kasih; engkau lebih kuperhatikan dari pada apapun yang pernah kumiliki. Kusuapi dan kususui engkau dengan air yang mengalir dari dadaku sendiri. Bila engkau menangis kugendong dan kuhibur. Kuberi engkau pakaian dan sepatu dan topi yang cocok untukmu. Tak lupa kubelikan juga mainan yang kau gemari; mobil-mobilan atau boneka-boneka yang lucu. Engkau masih ingat masa kecilmu, kan?

Setiap pagi dan sore kumandikan engkau. Bila kau ngompol atau e’ek di celana atau di popok, dengan sabar kubersihkan dan kuganti dengan yang baru.

Paling sedihlah aku, bila kamu sakit. Memang engkau waktu itu hanya makhluk kecil yang tidak berdaya, yang bisa saja kubuang ke kotak sampah atau ke selokan kalau aku mau. Tapi aku cinta padamu, engkau bagian dari hidupku sendiri. Maka kurawat engkau sungguh-sungguh, kubawa engkau ke dokter, kuusahakan agar kau mendapat vaksinasi dan makanan bergizi.

Anakku...

Pada waktu masih kecil dulu, kamu sering rewel, ngambeg bila tidak diberi uang jajan, atau sulit bila disuruh mandi. Kau ingat betapa manjanya kamu. Setiap kali kau lari ke pangkuanku bila engkau bertengkar dengan kakakmu, bila dimarahi ayah, atau bila dinakali teman-temanmu. Aku menjadi saksi untuk masa kecilmu yang manja, sehingga aku tak sempat lagi mengurus diri atau pergi sesuka hati.

Kini engkau sudah dewasa...
Aku bangga padamu, engkau harapanku. Namun aku sering sedih melihat kelakuanmu; kala engkau bermalas-malasan untuk bangun, kala bermain seharian tak tahu waktu. Hampir-hampir aku menangis bila kuingat betapa sulitnya menyuruhmu belajar, mengerjakan PR, atau mengingatkanmu untuk tidak membolos. Sepertinya kau tidak tahu bahwa ini semua demi kamu sendiri. Sungguh aku tidak bermaksud mau menyengsarakanmu dengan aturan-aturanku. Aku ingin engkau bahagia, bisa hidup pantas di tengah-tengah dunia yang penuh dengan persaingan ini. Kamu harus pandai supaya tidak mati tertelan jamanmu nanti.

Anakku...


Betapa sedihnya aku, ketika aku kau tuduh orang tua kolot, orang tua yang tidak mengikuti jaman, atau orang tua kampungan. Aku ingin dipahami bahwa kalau kusuruh kau bergaul tidak sembarangan, berpakaian yang pantas dan mau menghargai orang lain, adalah sungguh-sungguh supaya kamu menjadi manusia yang bermoral, bukan begajulan yang menghancurkan hidupnya dengan mau hidup sebebas-bebasnya.

Kau lihat betapa banyak teman sebayamu yang sudah harus berhenti sekolah untuk mengasuh anak, betapa banyak teman seusiamu jatuh pada obat bius dan pornografi. Anakku, aku tahu engkaupun tidak ingin menjadi seperti itu.

Sungguh kalau aku keras dalam hal ini karena aku tahu betapa halusnya bujukan setan dan betapa beratnya hidup yang tidak tegas terhadap yang jahat. Aku ingin kau pun memahami itu. Hatiku akan hancur bila sikapmu selalu melawan aku, bila kau selalu menganggap dirimu benar sendiri.

Setiap malam aku berdoa untukmu, tak sekejap pun engkau hilang dari hidupku. Bila aku sedang memasak di dapur, yang kubayangkan adalah kepuasan makanmu dan juga kesehatan tubuhmu. Bila aku ikut membantu bekerja, yang kuinginkan engkau tidak terhambat karena biaya. Bila kubenahi kamarmu yang selalu berantakan yang kuinginkan agar kau krasan di rumah. Bila kubelikan kau baju-baju yang modis, aku ingin kau tidak malu pada teman-temanmu. Dan bila aku merawat kesehatan tubuhku sendiri, aku hanya ingin agar aku dapat lebih lama lagi mendampingi dan menyerahkan hidup kepadamu.

Sekarang ini kamu sudah dewasa, banyak hal sudah dapat kau lakukan sendiri. Lambat laun akan terasa bahwa hidupmu memang menjadi tanggung jawabmu sendiri; tidak ada seorangpun yang dapat menggantikannya termasuk ibumu ini. Mohon jangan kecewakan aku dengan sikap keras kepalamu yang kekanak-kanakkan itu. Aku tidak cemburu kalau kamu sekarang sudah melebihi aku dalam segalanya. Aku malah bangga karena Tuhan sudah berkenan membiarkan aku ikut menyaksikan pembentukkan hidupmu. Seperti sebatang lilin, hidupku sudah meleleh habis… dan sebentar lagi pasti akan padam… untuk menerangi hidupmu, anakku. Kini engkau sendiri sudah mulai menyala, lebih terang dari yang kupunya.

Anakku...
Kalau engkau memang sulit menerima aku yang sering rewel, kolot atau lamban ini, aku mohon paling tidak kamu mau menghormati ayahmu. Sepanjang hari setiap hari selama bertahun-tahun dia bekerja keras untukmu, hingga tubuhnya lemah, hingga kulitnya kerut merut tertimpa banyak penderitaan. Cintanya padamu membuatnya tidak malu untuk bekerja di tempat-tempat yang kotor, membuatnya tahan duduk berjam-jam menangani tugas-tugas yang membosankan, dan membuatnya setia menjagai kita semua.Dia juga hanya ingin agar kita ini berbahagia.

Anakku...


Jangan sia-siakan cintanya. Jarang sekali dia mengeluh kala menghadapi beratnya beban kehidupan, tugas-tugas berat dan tuntutan anak-anaknya. Di hadapan kita, dia selalu tersenyum dan tertawa gembira. Kadang-kadang aku merasa kasihan kepadanya kalau dia tidak bisa pulang seharian, kalau tubuhnya yang sudah kecapaian itu harus dipaksa untuk bekerja lagi. Saya sendiri sering merasa bersalah karena rasanya hanya memperlakukan ayah seperti kuda beban atau sapi perahan. Kita bisa beli ini itu, bisa pergi ke sana kemari atau bermain-main dengan santai di rumah, sementara itu dia hanya puas dengan secangkir kopi dan baju yang itu itu saja, dia juga tidak mempunyai banyak waktu untuk bersantai-santai seperti kita. Sungguh anakku, aku mohon hormatilah ayahmu.

Akhirnya...

Sebagai orang tuamu aku minta maaf kalau selama ini aku kadang-kadang egois, menuntut terlalu berlebihan, kolot dan keras terhadapmu. Maafkan aku bila aku kurang mengerti kebutuhan-kebutuhan dan dunia mudamu. Kadang aku masih menganggapmu seperti anak-anak yang harus kuatur segalanya agar tidak keliru. Maafkan aku anakku, yang membuat banyak kesalahan atau malah menyengsarakanmu, yang tidak dapat mencintai dengan cara yang cocok dengan keinginanmu. Kata maaf darimu adalah hadiah yang paling kutunggu.

Anakku...


Aku msudah kangen kau. Ingin rasanya kubisikkan aku sayang kamu. Hanya peluk ciumku untukmu.

IBU-MU
Semoga bermanfaat, semoga ibu kita selalu dalam Lindungan-Nya, diberi kehatan jasmani, rohani.
Dikutip dari Ruang Hati (Karyanto Boris)

MUSIBAH ADALAH KEBAIKAN ALLAH

Musibah adalah suatu cobaan dari Allah yang diberikan kepada manusia/makhluk ciptaan-Nya, untuk menguji seberapa besar keteguhan iman yang dimiliki oleh makhluk-Nya tersebut. Cobaan itu sendiri ada bermacam-macam bentuknya, seperti datngnya wabah penyakit, pencurian, bencana alam dll. Benar Allah tidak akan menguji/ memberikan cobaan diatas kemampuan para umat-Nya.

Semua ujian, cobaan, musibah pasti ada hikmahnya. Bagaimana cara menghadapinya? Umumnya sebagai manusia, setiap ada masalah yang ada hanyalah hawa nafsu, ego yang menggebu-gebu dan selalu ingin melampiaskan pada lingkungan sekitar. Tak jarang pada yang sampai bacok-bacokan sampai bunuh-membunuh. Na'udzubillah

Musibah adalah kebaikan Allah. Sebab musibah tersebut akan membawa kita untuk belajar dan memperbaiki kesalahan demi kesalahan yang telah kita buat selama ini. Kadang dengan adanya sesuatu (pesta,pekerjaan,masalah rumah tangga dll) kita telah melakukan kesalahan fatal dan meninggalkan perintah-Nya. Sehingga lupa segalanya bahwa semua itu adalah kebaikan yang telah di berikan oleh Allah.

Rosulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang dikehendaki oleh ALLAH mendapat kebaikan, akan diuji oleh-NYA dengan suatu musibah” (al-Bukhari)

Seperti sabda rasull diatas, segala ujian, cobaan/musibah yang di berikan kepa umat-Nya semuanya ada hikmahnya. Seperti halnya untuk mendewasakan diri, menjadi lebih bijaksana dalam menanggapi segala situasi kehidupan, menciptakan lingkungan yang serasi dsb. Sebab tidak ada ada nikmat yang tidak ada cobaanya, karena apa, karena cobaan adalah nikmat yang luar biasa dari Allah swt.

Sesungguhnya besarnya pahala tergantung besarnya bala’ (musibah). Sesungguhnya ALLAH SWT apabila menyukai suatu kaum, DIA akan menguji mereka dengan suatu bala’. Barangsiapa yg rela menerimanya, maka dia mendapat keridhaan ALLAH, dan barang siapa yg tidak rela, maka dia akan mendapat kemurkaan ALLAH (at Tirmidzi)

Dari hadits diatas, dapat disimpulkan, bawasanya jika sedang mendapat bala'/musibah kita harus sabar dan ikhlas untuk menerimanya. Allah akan menghadiahkan pahala yang berlipat ganda kepada umat-Nya yang dengan ikhlas menerima segala bentuk nikmat yang di berikan-Nya. Entah itu berbentuk musibah/ nikmat lainya.

Sebaliknya jikalau mengelak/tidak merelakan cobaan/ musibah yang di berikan oleh Allah tersebut, akan mendapat kemurkaan dari Allah swt. Naudzubillah.. Semoga kita menjadi insan yang selalu bersyukur atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah swt. Sehingga semua langkah kita diberkahi dan di arahkan di jalan yang benar. 

Semoga Bermanfaat Sahabat....

Klasifikasi Wajah

Apakah yang terpancar dari wajah anda saat anda bercermin, apa yang dikatakan orang lain mengenai wajah anda/dri anda? Memujikah,mengolok-olok, bahkan ada yang berkata tidak pantas mengenai wajah anda saat anda bertemu seseorang.

Sahabat.. Wajah manusia memiliki beragam bentuk, rupa,warna dll. Di balik keseluruhan ragam wajah seseorang, "Ibnul Qayyim" mengklasifikasikannya menjadi empat jenis, yaitu;

~ Wajah yang berpadu di dalamnya dua keindahan, keindahan wajah dan keindahan karena ketaqwaan.
~ Wajah yang terkumpul di dalamnya keburukan wajah dan keburukan karena kemaksiatan.
~ Wajah yang memiliki kecantikan lahiriah, namun tidak memiliki keindahan taqwa (batin).
~ Wajah yang memiliki keindahan taqwa, namun tidak memiliki keindahan lahiriah.

Renungan!!!

Dari hasil Klasifikasi Wajah tersebut, unsur yang paling pernting adalah keindahan Taqwa. Jika seseorang telah ditakdirkan dalam kondisi lahiriah yang indah, akan tetapi tidak keindahan taqwa, Keindahan wajah tersebut tidaklah sempurna. Hanya orang-orang yang berfikiran negatif yang mau memandangi, memilikinya, tentunya diselimuti hawa nafsu yang tinggi pula.

Lebih parah lah lagi, jika seseorang yang dilahirkan dalam kondisi lahiriah dalam kondisi tidak indah, dikotori pula dengan kemaksiatan, maka tak ada gunanya. Sebaliknya, meskipun seseorang dilahirkan dalam kondisi lahiriah tidak indah, namun dibalut dengan keindahan taqwa, sehingga dapt menutupi segala kekurangan yang ada.

Jikalau kecantikan/keindahan diri seseorang berpadu dengan keindahan ketaqwaanya kepada Allah swt, itulah yang disebut KEINDAHAN SAEMPURNA. Subhanallah..

Sahabat marilah kita jujur pada diri sendiri, termasuk golongan yang manakah selama ini? Dengan dimulai dri hal terkecil mari Perbaiki diri. Sehingga lambat laun akan terasa kita telah banyak melakukan perubahan menuju Kearah yang Lebih Baik.
Sumber Page FB : ✿WANITA SHOLEHAH✿Mutiara Muslimah Sejati♥

Kamis, 25 Oktober 2012

Ketika Hati berkeluh Kesah

Sahabat'ku fillaah....
Masihkah tersapa rindumu untukNYA, kala setiap musibah yang datang membuat diri berburuk sangka, lidah keluh bicara, merusak hati yang kaya iman. Manakalah musibah selalu melanda diri kita..

Tenanglah wahai saudaraku…

“Tidak ada satu bencana pun yang menimpa dibumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan sudah tertulis dalam kitab (lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya.
Sesungguhnya yg demikian itu adalah mudah bagi Allah”.
(QS. Al Hadid :22)

Cobalah duduk sejenak dengan penuh konsentrasi setiapkali selesai beraktifitas. Renungkan hati dan jiwa sambil bertasbih memuji Kebesaran Allah Subhanahu wa Ta'aala selama 10 menit atau 15 menit seraya berdoa merenungi semua anugerah dan karuniaNYA.

Betapa banyaknya nikmat2 tersembunyi yang tanpa kamu sadari, karena kenikmatan2 itu bersembunyi dibalik hal2 yang terkadang membuat kita jengah dan hampir putus asa.
Mengapa pula kita harus memandang sesuatu dari sisi negatifnya saja??

Mengapa pula kita harus mengubah nikmat dari kenyataannya???

“Apakah kamu tidak melihat orang2 yang mengubah nikmat Allah dari kekufuran” (QS. Ibrahim: 28).

Ambilah seluruh nikmat2 itu..
Terimalah dgn senang hati walaupun pahit sekalipun.

Dan pujilah Allah atas semuanya itu..
Kasih sayang Allah pasti datang meski terasa nun jauh disana. Ia akan tiba laksana kerdipan mata, jika saatnya sudah tiba. Karena sesudah kesulitan itu ada kemudahan, setelah cucuran airmata akan terlihat senyuman, dan setelah malam pasti ada siang. Atas izin Allah awan kesedihan itu pun akan berubah menjadi awan yg cerah membiaskan pantulan langit kebahagiaan.

Kesenangan dan kesedihan akan digilirkan oleh Allah kepada kita..
Laa Tahzan Akhy wa Ukhty…

NikmatNya begitu besar kala kita masih HIDUP dan bisa BERNAFAS…

Alhamdulillaah

Sumber Page FB : Kupilih Dermaga-Mu Untuk Pelabuhan Cintaku

Rabu, 24 Oktober 2012

10 Pertanyaan Tentang Nabi

Sahabat kali ini saya akan posting tentang "10 Pertanyaan Tentang Nabi". key langsung aja ya...

1. Siapa nabi yang dikenal cerdas dan pandai berdebat sehingga lawan bicaranya bisa mati kutu?

Nah jawabannya tentu saja Nabi Ibrahim AS. Kecerdasan beliau sudah Nampak dari kecil. Allah SWT mengkaruniakan kepada Beliau hikmah dan kecerdasan sejak kecil. Allah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman, “Dan sesungguhnya telah Kami anugerahkan kepada Ibrahim hidayah kebenaran sebelumnya, dan Kami mengetahui (keadaan)nya.” (Q.S Al Anbiyaa’: 51)

Sebelum diangkat menjadi nabi dan rasul, disaat orang-orang menyembah berhala, beliau justru tidak mau menyembahnya dan memilih bertafakkur mencari siapa tuhan yang sebenarnya. Dari sini beliau sudah cerdas. Kemudian setelah diangkat menjadi Rasul, beliau dengan cerdasnya berdebat dengan Raja Namrud saat beliau ditangkap karena telah menghancurkan berhala-berhala.
“hai Ibrahim ! kamu pasti yang menghancurkan berhala-berhala ini?” Tanya Raja Namrud

“ enak saja menuduh saya pelakunya. Tanyakan saja kepada berhala yang paling besar itu. Buktinya kapak itu ada di lehernya. Dia mungkin iri dan tidak mau ada saingan untuk di sembah. Makanya berhala-berhala yang lain dihancurkan?” jawab nabi Ibrohim AS berargumen.

Mendengar jawaban Nabi Ibrohim AS, raja Namrud pun malah tertawa meledek

“hahahahaha jawabanmu sungguh menggelikkan. Berhala ini tidak bisa bergerak dan tidak bisa berbuat apa-apa. Mana mungkin dia yang menghacurkan berhala-berhala yang lain?”

“ nah justru itu, sudah tau berhala-berhala itu tidak bisa berbuat apa-apa. Kenapa pula kalian sembah dan mintai pertolongan. Padahal untuk menolong dirinya sendiri saja ia tidak mampu. Tidakkah kalian berpikir kesitu?”

Mendengar sanggahan Nabi Ibrohim AS, raja Namrud pun mati kutu dan tidak bisa berkutik. Ia bingung mau jawab apa. Bahkan orang-orang yang menyaksikan pun mulai terbuka mata hatinya kalau apa yang mereka lakukan selama ini yakni menyembah berhala hanyalah sia-sia belaka karena berhala tidak bisa berbuat apa-apa. Akhirnya raja Namrud menghukum nabi Ibrohim AS dengan membakarnya. Tapi tentu saja itu tidak mempan membunuh beliau karena Allah SWT sudah pasti menyelamatkan Nabi Nya. Allah SWT lalu memerintahkan api agar tidak membakar beliau. Itulah sekelumit kisah tentang Nabi Ibrohim AS.

Selain itu ada lagi Nabi yang terkenal cerdas yaitu Nabi Khidir AS. Beliau adalah Nabi Allah, bukan Rosul. Karena beda antara Nabi dengan Rosul. Setiap Rosul itu sudah pasti nabi dan setiap Nabi itu belum tentu seorang Rosul. Oleh karena itu Nabi dan Rosul Yang wajib diketahui oleh umat Islam berjumlah 25 Nabi dan Rasul. Bagaimanapun juga semua Nabi sudah pasti dianugerahkan kecerdasan yang lebih oleh Allah SWT.

2. Siapa nabi yang ingin merasakan mati dengan meminta dicabut nyawanya kemudian nyawanya dikembalikan lagi ?

Kalau yang ini adalah Nabi Idris AS. Beliau memohon kepada Allah bagaimana rasanya merasakan kematian. Setelah permohonannya dikabulkan, Malaikat Izrail mencabut nyawanya kemudian mengembalikannya lagi. setelah itu malaikat bertanya
“wahai Nabiyallah Idris, bagaimana rasanya merasakan mati?”
“ ternyata mati itu menyakitkan. Saat nyawa saya dicabut, kulit saya seperti dikelupas hidup-hidup dan badan saya terasa dicacah-cacah seperti daging oleh ribuan pedang” jawab Nabi Idris
Dari sini kita mengambil pelajaran bahwa proses kematian itu sangat menyakitkan. Nabi saja merasakan sakit, apalagi kita manusia biasa. Oleh karena itu, berusahalah menjadi orang yang bertaqwa sehingga ketika meninggal semoga Allah memberik kita meninggal dalam keadaan Khusnul Khotimah. Aamiin

3. Siapa nabi yang memiliki unta tapi untua tersebut dilahirkan dari batu ?

Kalau yang ini tentu saja jawabannya adalah Nabi Sholeh AS. Beliau ini mendapat tantangan dari Kaumnya agar menunjukkan bukti kalau beliau adalah seorang Nabi Allah. Allah pun memberikan mukjizat kepada nabi Sholeh AS dengan menganugerahakn unta yang keluar dari batu sebagai bukti kalau beliau memang benar-benar Nabi Allah. Sayangnya unta tersebut kemudian malah dibunuh oleh kaumnya yang durhaka sehingga kaumnya yang durhaka itupun langsung mendapat azab,

4. Siapa nabi yang memiliki banyak anak kembar ?

Tentu saja yang ini adalah Nabi Adam AS. Karena beliau menusia pertama yang diciptakan Allah SWT kemudian disusul Siti Hawa. Siti Hawa, Setiap melahirkan ini selalu memiliki anak kembar yakni laki-laki dan perempuan, dan dari keturunannya inilah manusia berkembang seperti sekarang ini yang sangat beragam yang memiliki cirri masing-masing. Lihatlah perbedaan orang afrika, India, Indonesia, jepang, Arab, eropa, amerika,dll. Semua mempunyai cirri masing-masing. Ada yang berkulit hitam, berkulit putih, berkulit coklat, berhidung mancung, berambut pirang, bermata sipit, dll. Semuanya adalah berasal dari nenek moyang yang sama yaitu dari pasangan Nabi Adam AS dan Siti Hawa. Oleh karena itu salah besar dan menyesatkan kalau kita percaya nenek moyang kita berasal dari monyet seperti yang diungkapkan dalam teori Charles Darwin. monyet ya monyet, manusia ya manusia. Gak bisa disamain ama monyet dong. Enak aja lho. Lho aja kali yang monyet yang percaya nenek moyang lho berasal dari monyet. Kami umat Islam percaya bahwa nenek moyang kami adalah berasal dari Nabi Adam AS dan Siti Hawa.

5. Siapa nabi yang bisa mengartikan mimpi ?

Beliau adalah Nabi Yusuf AS. Dan karena berhasil menafsirkan mimpi sang Raja, Akhirnya beliau diangkat menjadi menteri. Ini bisa dilihat dari doa Nabi yusuf

“Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebahagian TA’BIR MIMPI. (Ya Tuhan) Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh.” (Q.S Yusuf : 101)

6. Siapa nabi yangmemilliki suara merdu ?

Kalau yang ini adalah Nabi Daud AS, suara beliau ini sangat merdu sekali. Bahkan ketika beliau mengaji kitab Zabur, alam pun ikut terlena dengan kemerduan suaranya. Baik itu hewan, tumbuhan, batu, atau angin. Inilah salah satu mukzizat yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Daud AS selain dianugerahkan kitab Zabur. Kayaknya penyanyi sekarang yang bersuara merdu belum ada apa-apanya deh kalau dibandingkan dengan merdunya suara Nabi Daud AS. Pengen punya suara merdu ga? ;)

7. Siapa nabi yang tangannya bisa bersinar / memancarakan cahaya ?

Kalau ini adalah Nabi Musa AS. Waktu itu beliau sedang menempuh perjalanan yang gelap gulita sehingga tidak tahu jalan karena begitu gelapnya. Allah pun menyuruh Nabi Musa AS untuk menaru tangannya ke badan. Setelah hal itu dilakukan, ternyata benar saja, tangan beliau langsung bersinar lakasana pelita sehingga beliaupun bisa tahu jalan karena sudah tidak gelap lagi karena menggunakan tanggannya sebagai penerangan. Masya Allah, hebat yah . Selain Nabi Musa, ada lagi nabi lain yang bisa memancarkan cahaya yakni siapa lagi kalau bukan Rosulullah SAW. Seluruh anggota badan beliau bercahaya karena aura kenabian Beliau. Namun cahayanya tentunya berbeda dengan cahaya yang dipancarkan tangan Nabi Musa AS. Jadi untuk jawaban no 7 ini tetep jwabannya adalah Nabi Musa AS karena yang ditanyakan kan Nabi yang Tangannya bisa bersinar. Sebenarnya masih ada mukjizat Nabi Musa lainnya, salah satunya yang sangat terkenal adalah bisa membelah lautan. Tentu saja semua ini atas kehendak dan kuasa Allah SWT.

8. Siapa nabi yang dari jemarinya bisa memancarkan air ?

Tidak Ragu lagi, ini adalah Mukzizat yang diberikan Allah SWT kepada Rosulullah SAW.

Banyak sekali Mukzizat yang diberikan kepada Rosulullah SAW. Salah satunya dari jemarinya bisa memancarkan air.

9. Siapa nabi yang berada di dalam perut ikan paus selama 3 hari tapi tidak mati ?

Kalau ini adalah Nabi Yunus AS. Beliau ini ceritanya kesal dengan kaumnya yang susah banget menerima dakwah beliau. Kalau bahasa gaulnya pala batu banget dan ngotot gak mau nerima kebenaran. Diajak kejalan kebaiakn malah marah-marah dan berontak. Siapa coba yang kesel digituin. Akhirnya beliau meninggalkan kaummnya dengan naik kapal laut untuk mencari medan dakwah yang lain. Namun Allah SWT menegur beliau. Bagaimanapun juga yang namanya berdakwah ke jalan kebenaran banyak tantangannya. Jadi harus dihadapi dan jangan menyerah. Singkat cerita Nabi Yunus AS pun diceburkan ke dalam laut oleh nahkoda kapal karena kapal mengalami gangguan dan perlu menceburkan korban sebagai tumbal. Setelah diundi, Nama Nabi Yunus yang selalu keluar, bahkan sampai tiga kali berturut-turut. Setalh diceburkan, Nabi Yunus pun dimakan ikan paus. Atas Izin Allah, beliau tidak mati. Di dalam perut ikan beliau menyesal atas kekeliruannya meninggalkan kaumnya. Beliaupun terus memohon ampun dan bertaubat. Hingga selam tiga hari akhirnya beliau dimuntahkan ke darat oleh ikan paus tersebut. Kalau bahasa gaulnya. Ikannya mabok nelen Nabi Yunus AS. Gak kebayang ikannya segede apa sampai Nabi Yunus bisa bertahan didalamnya.

10. Siapa nabi yang kemana-mana bepergian dengan angin ?
Jawabannya adalah Nabi Sulaiman AS

"Kemudian Kami tundukkan kepada angin yang berhembus dengan baik menurut kemana saja yang dikehendakinya, dan (Kami tundukkan pula kepadanya) setan-setan semuanya ahli bangunan dan penyelam, dan setan yang lain yang terikat dalam belenggu. Inilah anugerah Kami;, maka berikanlah (kepada orang lain) atau tahanlah (untuk dirimu sendiri) dengan tiada pertanggungan jawab. Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan yang dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik." (QS. Shad: 36-40)

Nabi Sulaiman AS memutuskan untuk tidak menggunakan kuda karena gara-gara mengurus kuda, pada suatu hari dibuatnya lupa pada salat. Ketika Sulaiman meninggalkan kuda dalam rangka mencapai ridha Allah SWT, maka Dia menggantikannya dengan angin yang bertiup sesuai dengan perintahnya kemana pun ia pergi dan kemana pun tempat yang diinginkannya.

Maha Besar Allah yang menganugerahkan para Nabi dan Rasul-Nya berbagai Mukzizat. Ini sebagai bukti bahwa Allah Maha kuasa atas segala sesuatu agar bisa mengambil hikmah dan pelajaran didalamnya sehingga kita semakin beriman dan bertaqwa. Insya Allah.
Semoga bermanfaat>>>
Sumber "kembang Anggrek"

Selasa, 25 September 2012

INDAHNYA KEBERSAMAAN

Tak ada gading yang tak retak. Itulah ungkapan sederhana yang memuat makna begitu dalam. Sebuah pengakuan bahwa setiap manusia punya kelemahan dan kekurangan. tidak ada manusia yang yang bisa sempurna, karena kesempurnaan hanyalah milik Allah. dzat yang telah menciptakan Alam Semesta beserta isinya. termasuk kita Manusia.

Kekurangan, biasanya menjadi satu permasalah yang meruntuhkan suatu kebersamaan. seolah tak tak bermateri, tak punya arti, Rasa ingin menang sendiri, akhirnya disisihkan tanpa alasan yang bisa diterima dengan hati nan lapang. secara tidak sadar satu sahabat sakit hatinya lantaran saudara-saudaranya tak lagi menerimanya sebagi seorang kawan. 


Terkadang, Kebersamaan itu tidak selamanya seperti rumput. Selalu setara, sewarna, dan segerak. Begitu pula Manusia. Selalu ada kekurangan yang membuat tali persaudaraan di antara sesama Manusia itu terputus. mungkin hanya karena harta/tahta, fisik, dll.  Benarkah? Jika Manusia itu memang tidak pernah bisa luput dari aib?

Alangkah indahnya kebersamaan itu, tak terdengar lagi permusuhan, saling merendahkan, cekcok pertengkaran disana-sini, semua hilang dalam kebersamaan. coba kita bayangkan, jika kita dalam lingkup kebersamaan apa hikmah yang kita dapati? pekerjaan berat terasa ringan, permasalahan tak berbuntut panjang/cepat terselesaikan. Si kaya membantu Si miskin, Hidup damai dan harmonis.

Sebagi seorang muslim arti kebersamaan itu luar biasa pentingya, ibarat ranting yang tertiup angin, satu sama lain dari ranting itu saling mengeratkan, melindungi bahkan terbantu oleh daun agar tidak sampai patah. begitulah kita seharusnya. sebagai seorang mukmin kita harus bersatu. saling melengkapi, jangan sampai kita terpecah hanya karena suatu permasalahan kecil.





Siapa pun kita Manusia, Pasti ada tersimpan "CACAT". Ada "Cacat" berupa ketidak sempurnaan fisik/Rupa, penampilan, dan sebagainya. Ada juga "Cacat" berupa kelalaian ketika pertarungan antara nafsu dan akal berakhir Negatif. Nafsulah yang akhirnya membuat keputusan. Saat itu, Seorang anak manusia melakukan kesalahan. Seperti itu pulakah yang terjadi dengan seorang mukmin?


Semoga kita selalu dipersatukan dengan saudara-saudara kita yang lain. jangan biarkan hal sekecil apapun memecah/memutuskan kebersamaan itu.  
 

ARTI KETULUSAN KETIKA MENCINTAI

Wanita : Jangan jadikan aku sebagai makmum-mu.
Lelaki : Tidak! Aku sudah berketetapan hati menjadikan Ukhty sebagai makmumku.

Wanita : Tidakkah engkau tahu, dulu aku banyak dipeluk lelaki lain?
Lelaki : Aku tidak peduli. Akulah lelaki terakhir yang akan memelukmu dengan penuh kasih sayang.

Wanita : Kamu adalah bukan cinta pertamaku.
Lelaki : Akan aku jadikan engk
au cinta terakhirku.

Kembang Anggrek
kembang anggrekWanita : Ketahuilah sudah banyak lelaki yang pernah menyentuh tubuhku.
Lelaki : Aku juga tak peduli. Karena yang ku inginkan adalah untuk menyentuh hatimu.

Wanita : Banyak juga lelaki yang menganggapku sebagai pelacur.
Lelaki : Tapi aku menganggapmu wanita yang baik. Dan akan membawamu menjadi makmum yang terbaik.

Wanita : Aku adalah wanita tak pantas untuk dicintai lelaki sebaik dirimu!! Aku juga tak cantik seperti mereka!!" ucapnya sambil terisak berurai air mata.

Lalu lelaki itumenatap mata wanita tersebut dalam-dalam, sambil tersenyum ia berkata :

"Aku bukanlah Lelaki yang hanya ingin mencintai kecantikanmu, tapi yang aku cintai adalah hatimu. Semata-mata bukan karena yang lain. Akan tetapi tulus aku mencintaimu karena Allah SWT." 

Subhanallah, masih adakah di zaman yang serba modern ini orang yang seperti itu? 
 

Sabtu, 22 September 2012

BELAJAR HIDUP DARI SANG ELANG

Elang merupakan jenis unggas yang mempunyai umur paling panjang di dunia. Umurnya dapat mencapai 70 tahun. Luar biasa bukan? dari sekian unggas yang bisa terbang, elang adalah yang paling perkasa. mulai dari Cakar-cakarnya, Sayapnya sampai paruhnya. Elang hewan yang begitu ditakuti oleh hewan lain. Oleh karena itu kita harus belajar hidup darinya. 

Tetapi untuk mencapai umur sepanjang itu seekor elang harus membuat suatu keputusan yang sangat berat pada umurnya yang ke 40.

Ketika elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruhnya menjadi panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dadanya. Sayapnya

menjadi sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan tebal, sehingga sangat menyulitkan waktu terbang.

Pada saat itu, elang hanya mempunyai dua pilihan: Menunggu kematian atau Mengalami suatu proses transformasi yang sangat menyakitkan, Suatu proses transformasi yang panjang selama 150 hari.

Untuk melakukan transformasi itu, elang harus berusaha keras terbang ke atas puncak gunung untuk kemudian membuat sarang di tepi jurang, berhenti dan tinggal di sana selama proses transformasi berlangsung.

Pertama tama, elang harus mematukkan paruhnya pada batu karang sampai paruh tersebut terlepas dari mulutnya, kemudian berdiam beberapa lama menunggu tumbuhnya paruh baru. Dengan paruh yang baru tumbuh itu, ia harus mencabut satu persatu cakar cakarnya. Dan ketika cakar yang baru sudah tumbuh, ia akan mencabut bulu badannya satu demi satu.

Elang berusia 40 tahun
Suatu proses yang panjang dan menyakitkan.

Lima bulan kemudian, bulu bulu elang yang baru sudah tumbuh. Elang mulai dapat terbang kembali. Dengan paruh dan cakar baru, elang tersebut mulai menjalani 30 tahun kehidupan barunya dengan penuh energi.

Dalam kehidupan, kadang perlu menentukan KEPUTUSAN besar nutuk memulai proses PEMBAHARUAN. Berani membuang kebiasaan-kebiasaan lama yang melekat didalam diri. meskipun  itu adalah hal menyenangkan dan membuat kita terlena. Hanya jika kita bersedia meninggalakan beban lama, membuka hati untk hal-hal baru, Kita mempunyai kesempatan mengembangkan kemampuan yang terpendam, Mengasah keahlian, Menatap masa depan Penuh Keyakinan.


JADILAH ELANG YANG BISA TERBANG TINGGI MENJULANG!

Artikel Terkait

free web site traffic and promotion